Minggu, 15 April 2012

Hati-hati, Ada Malware Berkedok Angry Birds Space




 Angry Birds versi terbaru yaitu Angry Birds Space memang mengasyikkan tapi hati-hati saat mengunduh karena beberapa versinya ada yang disusupi malware.

Seperti diberitakan Mailonline, malicious software yang menyusup pada game itu bisa membuat ponsel anda dikendalikan oleh para pelaku kriminal dunia maya.

Game yang disusupi itu bisa dimainkan tapi ada satu trojan yang diam-diam menginstall kode malicious. Kode itu selanjutnya bisa digunakan untuk mencuri informasi pribadi seperti data perbankan.

Bahkan, ponsel terinfeksi bisa dikendalikan dari jauh oleh para penjahat internet itu untuk menyerang situs web tertentu.

Angry Birds Space yang disusupi malware itu ada pada versi gratis di toko-toko Android tak resmi. Angry Birds yang disusupi malware tidak ditemukan di toko aplikasi Google Play.

Malware itu pertama kali ditemukan oleh perusahaan keamanan internet, Sophos.

Ponsel yang telah disusupi malicious software dapat digunakan oleh pelaku untuk melakukan serangan dunia maya terhadap situs-situs web.

"Malware trojan horse, yang dideteksi Sophos sebagai  Andr/KongFu-L, ada di Angry Birds Space yang berfungsi seluruhnya," tulis pakar dari Sophos, Graham Cluley di Naked Security blog.

Sumber :
ANT

Pilih Mana, Firefox atau Chrome?



ilustrasi
Pada February 2012, Firefox dan Chrome sama-sama kuat dalam persaingan menjadi web browser paling populer.

Keduanya mendapat 36% suara dalam statistik yang dikeluarkan W3Schools. Firefox dan Chrome keduanya menawarkan fitur dan kelebihannya masing-masing.

Faktor penting seperti kecepatan dan keamanan keduanya sepertinya juga berimbang sehingga keputusan pemilihan browser akan bergantung pada mana yang memiliki fitur yang lebih Anda butuhkan.

Untuk membantu Anda menentukan keputusan, berikut beberapa bahan yang perlu disimak.

Struktur Software

Chrome dan Firefox memiliki dua struktur kebijakan yang berbeda.

Firefox milik Mozilla adalah sebuah proyek open-source dengan banyak kontributor, sementara Chrome bersifat closed-source dan dokumentasinya tidak dibuka.

Sebenarnya, Google juga memiliki browser open-source, namanya Chromium bukan Chrome.

Dengan struktur kebijakan seperti itu, potensi Firefox dalam mengatasi kelemahan atau bug yang ada menjadi lebih besar.

Di belakang layar, terdapat dua browser engines yang berbeda. Firefox menggunakan Gecko browser engine, sementara Chrome dibuat berdasarkan Webkit.

Webkit yang juga digunakan dalam browser Safari-nya Apple, lebih sering dijumpai dalam perantimobile.

Di masa depan, kemungkinan peranti mobile yang akan menguasai dunia browsing (melaluismartphone dan tablet).

Firefox tersedia untuk banyak sistem operasi, termasuk Mac OS X, Linux, Windows, Sun Solaris, Open BSD, dan Free BSD.

Sedangkan Chrome hanya tersedia untuk Linux, Windows, dan Mac. Sistem operasi lainnya harus menggunakan Chromium.

Keamanan
Salah satu aspek penting untuk setiap browser adalah keamanannya.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Accuvant, Chrome ternyata memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan Firefox dan Internet Explorer.

Chrome mendapat nilai tertinggi karena memiliki sejumlah langkah keamanan yang tidak dimiliki yang lainnya.

Meskipun Firefox dan Chrome sama-sama mengimplementasikan teknik “sandboxing” untuk mengisolasi serangan berbahaya, Chrome melakukannya lebih sering dan untuk lebih banyak proses.

Chrome juga menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi untuk plug-ins, dan secara otomatis akan mematikan sebuah plug-ins jika ia sudah terlalu tua.

Jika plug-ins yang Anda gunakan dinilai sudah uzur, Chrome akan mematikannya tanpa mau tahu Anda masih memerlukannya atau tidak.

Tabs


Fitur unik milik Chrome adalah dibuatkannya proses yang berbeda untuk setiap 'window' dan 'tab'.

Jika Anda membuka 'tab' atau 'window' baru, Chrome akan menempatkan 'tab' atau 'window' dalam prosesnya masing-masing.

Artinya, jika ada satu situs yang lambat di satu 'tab' atau 'window', ia tidak akan memperlambat proses loading di 'tab' atau 'window' lainnya.

Demikian pula, jika ada satu 'tab' yang crash, ia tidak akan membuat crash seluruh browser. Sementara itu, Firefox tetap mengelola 'tab' dan 'jendela' dalam satu kesatuan. Satu crashcrashsemua.

Ditinjau dari keamanan, pemisahan proses oleh Chrome membuat browsing lebih aman secara keseluruhan.

Dilihat dari sisi lain, Chrome memangsa lebih banyak memori yang tersedia.

Setiap tab atau window akan tampil sebagai satu proses atau aplikasi yang terpisah yang memerlukan sumber daya sistem tersendiri.

Ekstensi

Melihat ekstensi browser yang tersedia, Firefox memiliki lebih banyak pilihan dibandingkan Chrome.

Firefox juga sudah memiliki ekstensi bawaannya sendiri. Ini akan memperlambat waktu loadingawal—mungkin cuma beberapa detik.

Jika Anda mencari browser dengan waktu loading awal (beberapa detik) lebih cepat, Chrome pilihannya.

Jika Anda ingin pilihan fitur tambahan yang lebih banyak, Firefox jawabannya. Saat ini, pilihan ekstensi Firefox untuk menangani keamanan jumlahnya lebih banyak dibandingkan Chrome.

Jadi, mana yang akan Anda pilih: Chrome atau Firefox?

Sumber :

Kamis, 12 April 2012

Apple Rancang Gamepad untuk iPad dan iPhone



Ilustrasi
Meski iPhone, iPod touch, dan iPad sudah cukup mumpuni untuk memainkan game, tak membuat Apple berpuas diri. Apple ingin gamer di ketiga perangkat tersebut lebih nyaman dengan cara menyediakan game controller khusus.

Seperti dilansir AnandTech, Apple dikabarkan akan membuat game controller untuk perangkat iOS. Kabar ini terhembus setelah peluncuran iPad baru yang spesifikasinya sangat cocok untuk bermain game.

Apple disebut tengah menjalankan sebuah proyek yang disebut "internal Apple project to bring a physical controller to market."

Jika dilihat dari nama proyeknya, kemungkinan Apple akan membuat aksesori game, walau rumor tersebut juga belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.

Jika dilihat sejarahnya, penggemar Apple memang masih kekurangan perangkat tambahan yang dapat digunakan untuk memudahkan pengoperasian, salah satunya dengan permainan (game).

Memang kekurangan game controller untuk iOS ini bisa dicari solusinya dengan menghadirkan konsol dari pihak ketiga. Tapi konsol tersebut ternyata tidak mampu memuaskan penggemar perangkat Apple.

Jika rumor ini benar, akan sejalan dengan rencana Apple menghadirkan perangkat untuk ruang keluarga, yaitu penggabungan iPad, Apple TV, dan teknologi streaming. Dengan tambahan game controller, solusi di atas akan semakin sempurna.

Namun, kehadiran game controller ini dikhawatirkan akan menggerus pasar yang selama ini sudah menyukai perangkat mobile Apple dengan layar sentuh-nya.

Serangan Trojan ke Komputer Mac Mereda




technologytell.com
Ilustrasi
Malware jenis trojan telah menginfeksi komputer Apple Mac OS X. Sebanyak 600.000 pengguna komputer Mac di seluruh dunia telah terinfeksi sejak 6 April 2012.

Meskipun begitu, jumlah komputer Mac yang terinfeksi cenderung mengalami penurunan setelah hampir satu minggu menyerang. Prediksi ini dikeluarkan oleh perusahaan keamanan internet, Symantec.

Angka tersebut bisa dlihat dalam gambar berikut :

symantec

Sementara 10 negara yang paling banyak terinfeksi bisa dilihat dari tabel berikut :


table_1

Malware trojan yang menginfeksi Mac OS X diketahui bernama OSX.Flashback.K yang menyerang dengan cara muncul sebagai update Flash palsu.

Trojan Flashback kali ini memanfaatkan kerentanan Java terbaru (BID 52161 - Oracle Java SE Remote Java Runtime Environtment Denial of Service Vulnerability).

Trojan OSX Flashback.K menggunakan algoritma Domain Name Generator (DNG) yang memungkinkan untuk menghasilkan domain baru setiap hari untuk terhubung dengan server Command-and-Control (C&C).

Symantec Security Response selama satu minggu terakhir telah mencoba agar trojan ini tidak bisa terhubung dengan server C&C.

Berikut adalah alamat IP sumber penyebaran Trojan OSX.Flashback.K yang berhasil terdeteksi oleh Symantec :

table_2B

Domain ".com" didaftarkan tanggal 26 Maret hingga 4 April 2012. Tanggal-tanggal ini dicurigai sebagai persiapan untuk serangan Trojan OSX.FlashBack.K.

Minggu lalu, Apple merilis sebuah patch untuk memperbaiki kerentanan Java Security yang berjalan di atas sistem operasi OSX v10.7 dan Mac OSX v. 10.6.

Sistem operasi yang lebih lama seperti v.10.5 dan dibawahnya, tetap rentan terhadap Trojan dan Apple menyarankan untuk menonaktifkan Java sebagai pencegahan infeksi.
Sumber :

Microsoft "Jaga" Windows XP hingga 2014



logo windows xp
Microsoft kembali memperpanjang "nyawa" Windows XP dan Office 2003. Microsoft menyatakan akan tetap memberikan update untuk keduanya selama dua tahun ke depan.

Meski demikian, dua software "tua" ini hanya akan mendapat dukungan terbatas (Extended support) dari Microsoft.

Dukungan penuh (Mainstream support) untuk Windows XP dan Office 2003 akan berakhir pada minggu ini.

Nasib serupa diterima oleh Windows Vista dan Office 2007 yang sebenarnya berusia lebih muda. Dukungan "Mainstream" untuk keduanya akan berakhir per hari ini (10/4/2012).

Microsoft membagi siklus hidup dukungannya terhadap software buatannya dalam dua tahap, yaitu "Mainstream" dan "Extended".

Pada tahap "Mainstream", seluruh pengguna software akan menerima seluruh update keamanan, peningkatan stabilitas, perbaikan bug, dan fitur baru  secara gratis.

Pada tahap "Extended", hanya update terkait keamanan yang disediakan gratis. Untuk update-update lainnya, hanya perusahaan dengan kontrak support berbayar yang berhak mendapatkannya.

Minggu ini, Windows XP dan Office 2003 akan masuk dalam tahap dukungan "Extended".

Ketika dukungan terbatas ini berakhir pada 2014, Microsoft tak akan memberikan update sama sekali. Dengan demikian, software-software ini akan rentan terhadap serangan dari internet danmalware.

Mulai hari ini, Windows Vista dan Office 2007 masuk tahap dukungan "Extended" hingga April 2017.

YouTube "Sulap" Video HD 1080p Jadi Format 3D



grabi.org
Google saat ini sedang mengerjakan sebuah proyek untuk mengonversi video berkualitas tinggi (high definition/HD) di Youtube menjadi video berkualitas 3 dimensi (3D).
Teknologi tiga dimensi (3D) khususnya di dunia film meningkat signifikan. YouTube sebagai situs hosting dan video streaming juga tidak mau kalah ingin menawarkan fitur video 3D.

Seperti dikutip dari Slash Gear, YouTube telah meluncurkan fitur baru yang secara otomatis mengkonversi semua video dari format High Definition (1080 piksel) ke format 3D. Fitur itu dirilis pada 5 April lalu.

Dengan fitur ini, pengguna yang meng-upload video berkualitas HD 1080p ke YouTube akan mendapatkan videonya secara otomatis terkonversi menjadi format 3D.

Pada dasarnya, aktivasi fitur video 3D ini sama dengan ketika pengguna mengubah pengaturan kualitas video, dari semula High Definition(HD) ke 3D, hanya saja proses konversi dilakukan oleh YouTube.

Untuk bisa menonton video format 3D, pengguna juga memerlukan kacamata khusus 3D. Sehingga efek 3D dari video saat ditayangkan bisa lebih terasa, sama seperti menonton film di bioskop.

Namun, video yang bisa dikonversi ini hanya untuk video dengan durasi pendek. Google tidak menjelaskan durasi video yang dimaksud.

YouTube melakukan uji coba fitur 3D versi beta pertama kali pada September 2011. Namun Google baru merilis fitur ini pada 5 April lalu.
Konversi video ke 3D ini memiliki teknik:
- Menggunakan kombinasi karakteristik video, seperti warna, ruang dan dan gerak peta untuk memperkirakan kedalaman setiap frame urutan video monoscopic
- Menggunakan mesin untuk mempelajari peningkatan jumlah video di YouTube dan mempelajari karakteristik 3D video dan kemudian dikonversi
- Menggunakan hasil peta kedalaman dan frame monoscopic asli untuk membuat efek 3D stereo di kanan dan kiri gambar

Update terbaru dari YouTube ini memang hadir pada saat yang tepat. Sekadar catatan, era kemunculan teknologi televisi 3D cukup besar akhir-akhir ini, khususnya saat film Avatar besutan James Cameron dirilis. Yang terakhir, sutradara kawakan itu juga telah merilis ulang film Titanic dalam versi 3D.

Lantas, booming 3D ini juga diikuti oleh beberapa rumah produksi yang mengusung film berformat 3D. Produsen televisi juga mulai memproduksi televisi 3D, kamera 3D, ponsel 3D dan semua perangkat yang mengusung teknologi 3D.
Sumber :

Acer Pamer Tablet Iconia A511 di Jakarta



Iconia A511, tablet baru besutan Acer yang menggunakan prosesor quad core Nvidia Tegra 3
Acer memamerkan komputer tablet terbarunya, yang sebenarnya belum dirilis secara resmi, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/4/2012). Tablet Iconia A511 diunggulkan Acer karena menggunakan prosesor empat inti (quad core).

Kompas.com pun berkesempatan menjajal tablet baru besutan vendor asal Taiwan itu. Performa dari Iconia A511 sangat mumpuni karena diperkuat dengan prosesor Nvidia Tegra 3 clock speed 1,3GHz, RAM 1GB, dan berjalan dengan sistem operasi Android 4.0 (Ice Cream Sandwich).

Bentang layar Iconia A511 berukuran 10.1 inci beresolusi 1280 x 800 piksel, dan kepadatan 149 piksel per inci (ppi). Tersedia dua kamera di Iconia A511, yakni kamera depan 2MP dan kamera belakang 5MP. Sayangnya, tidak ada LED flash di kamera belakang.

Untuk konektivitas, tersedia MicroSD, jack audio 3,5 milimeter, Bluetooth, jaringan nirkabel DLNA, dan port mini HDMI.

Berbeda dengan tablet Iconia sebelumnya yang memiliki port full USB 2.0, Iconia A511 disertai dengan USB on the Go, sebagai konverter dari MicroUSB ke full USB. Konverter ini sudah termasuk dalam paket pembelian Iconia A511.

Hal unik lainnya, tablet ini dilengkapi stereo speaker untuk mendukung multimedia.

Iconia A511 akan tersedia dalam versi Wi-Fi dan Wi-Fi + 3G. Tablet ini akan mulai dipasarkan di Indonesia pada kuartal dua tahun ini. Dan dijual dengan harga di bawah Rp 5 juta.

Toshiba Perkenalkan Tablet PC Terbesar di Dunia



Toshiba
Toshiba Excite 13
Toshiba baru saja meluncurkan komputer tablet baru dari keluarga Excite. Tablet baru ini diberi nama Excite 13 yang tentu saja memiliki bentang layar 13 inci, dan disebut sebagai tablet dengan ukuran terbesar.

Menurut Carl Pinto, Wakil Presiden Pengembangan Produk Divisi Produk Digital Toshiba, Excite 13 dibuat atas pertimbangan matang karena didesain untuk penggunaan di rumah. Sehingga, unsur mobilitasnya kurang diutamakan.

Meski ukurannya besar, namun Excite 13 cukup tipis dengan ketebalan hanya 0,4 inci. Spesifikasi hardware-nya pun cukup mumpuni, yakni prosesor quad core Nvidia Tegra 3 dengan grafis GeForce, RAM 1GB, layar dengan teknologi IPS beresolusi 1.600 x 900 piksel dan rasio 16:9.

Sistem operasi telah menggunakan Android 4.0 (Ice Cream Sandwich), kamera 5MP dan kamera depan 2MP.

Untuk konektivitas, tersedia port MicroUSB, MicroSD, dan HDMI.

Hal unik lain dari Excite 13 ada pada kualitas audio, yang memiliki 4 buah speaker sound sistem. Uniknya, tablet ini juga mendukung sentuhan 10 jari. Toshiba pun mengklaim, daya tahan baterai tablet ini bisa bertahan hingga 13 jam.

Excite 13 akan dipasarkan secara global mulai Juni 2012. Excite 13 dengan kapasitas memori internal 32GB dibanderol 649,99 dollar AS, sedang yang 64GB dijual 749,99 dollar AS.

Selain Excite 13, Toshiba juga meluncurkan varian lain yakni Excite 7,7 dan Excite 10.
Sumber :

Renji Abarai - Bleach 2
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting